Milax , Slax nya opensolaris

Sebagai sistem operasi yang berskala besar Solaris hanya memiliki sedikit varian distro ternyata bila dibandingkan dengan Linux . Salah satu Varian yang menarik minat saya adalah Milax , Milax merupakan turunan dari Solaris Nevada dan memiliki vitur standart yang dipunyai Solaris , Milax dapat berjalan langsung dari CD atau USB tanpa terlebih dahulu di install ke Hardisk .Awal nya project ini hanya sebuah experimen untuk mengetahui sampai mana aplikasi berbasis solaris beserta system operasi nya bisa muat di sebuah mini CD , lama kelamaan mulai berkembang dan sampai sekarang ini . Milax juga dapat digunakan sebagai Rescue Cd untuk system operasi berbasih Solaris .Milax didesign untuk dapat menjalankan Solaris yang berbasi Garfik pada komputer dengan spesifikasi yang rendah , untuk dapat mendapat kan Milax berjalan pada mode CLI (command line interface) kita hanya membutuh kan ram sebanyak 128 MB sedangkan untuk menikmati tampilan grafik kita membutuhkan 256 MB .Milax dapat diinstall di media penyimpanan yang berkapasitas kecil seperti USB flash Drive , Memory Card dan Zip Drive Milax tersedia untuk arsitektur X86 dan SPARC .

Versi Milax yang paling baru adalah 0.4 berbasi pada Solaris Nevada b114 yang dirilis tanggal 3 juni 2009.Milax dapat di download di sini , tersedia berbagai format file , *.iso untuk dibakar ke CD , *.usb untuk di install ke USB flash disk , ada juga VirtualBox hardisk image , selain tersedia untuk arsitektur X86 juga tersedia untuk SPARC .

Millax

Open Solaris Remastering

Ide gila ini terdengar semakin muluk setelah saya melihat bahwa diluar sana Opensolaris juga jadi primadona untuk diremastering .Berbekal sedikit pengalaman dengan Slax dan sudah membuat dua jenis distro dari nya , rencana nya saya dan kawan-kawan bakal meremastering opensolaris yang lagi-lagi bertema pendidikan , ini masih uji coba , semoga dalam pengerjaannya tidak ditemui kendala .Karena opensolaris berbasi BSD mungkin agak susah dalam pengerjaan nya nanti , tapi usaha dulu yang penting .Nama yang bakal dipakai masih belum tau , nanti aja klo udah jadi .Target jadinya distro ini sekitar bulan februari 2010.

Open source IDe untuk Flash

Berapa waktu yang lalu , saya sangat terarik ke perkembangan flash , mencoba sedikit mempelajari cara kerja nya .Dengan flash, website yang kita design menjadi semakin interaktif dan banyak fitur yang bisa kita tambahkan ke web site kita . Macromedia flash adalah salah satu ide yang saya ketahui dapat mengedit flash selain aplikasi-aplikasi lainya ,namun sayang nya macromedia flash ini belum ada untuk versi opensource nya .Setelah cukup lama mencari dan mencoba , saya menemukan beberapa aplikasi yang dapat menggantikan macromedia flash dalam hal mengedit file flash .

1.Flash for Linux merupakan salah satu IDE (Intergrated Development Invorinment) untuk flash yang mudah digunakan , dibantun dengan Kdevelop dan bergantung pada ketersediaan Qt , versi Qt yang dibutuhkah 3.4 keatas .Tampilan nya akan mengingatkan kita pada macromedia flash 8 , namun anda jangan keberu tertitu , ini bukan macromedia flash .

 

 

2. OpenLazslo Memiliki lebih banyak otomasi diberbagai

sektor , kita tidak perlu repot-repot mempelajari action script seperti di macromedia flash , script yang digunakan menyerupai xml ,untuk dapat menggunakanya kita membutuh kan apache tomcat untuk servlet server nya .

 

 

3. Salasaga Project ini ditujukan untuk memudahkan para pembuat materi pembelajaran dalam membuat modul pembelajaran , aplikasi ini mudah untuk digunakan .Pembuatan tutorial menggunakan aplikasi komputer akan lebih mudah jika menggunakan aplikasi ini , cocok untuk pendidik yang membutuhkan aplikasi untuk membuat modul pembelajaran

Garuda Support VPS

Banyak keluhan yang datang dari organisasi kecil ,tentang mahalnya membeli infrastruktur server baru untuk menambah jumlah servis yang mereka butuhkan , misal nya mereka harus menambah jumlah server yang akan menangani email mereka , atau menambah server untuk dns mereka .Padahal server yang mereka punya mungkin cukup besar untuk dapat menjalankan beberapa servis tersebut sekaligus .

Garuda direncanakan akan memiliki kemampuan untuk melakukan virtualisasi berbasis kontainer . Berbeda dengan aplikasi virtualisasi yang sudah sering kita kenal , yang memvirtualkan seluruh hardware komputer seperti Virtualbox , KVM , Qemu , dan lain sebagai nya , virtualisasi yang diimplementasikan di Garuda agak berbeda , perbedaan yang paling mencolok adalah pada virtualisasi berbasis kontener tiap sistem operasi yang berjalan akan mempunyai jenis kernel yang sama dengan sistem operasi induk karena mereka hanya menggukan 1 buah kernel yang berjalan untuk beberapa sistem operasi . Tiap System operasi akan memiliki direktorinya masing-masing , dan akan memiliki kesamaan vitur seperti sistem operasi induk ,fitur ini hanya akan aktif jika pengguna telah menginstallnya ke hardisk.OpenVZ yang saya pilih untuk menangani masalah virtualisasi ini , dilengkapi pula dengan web based control center untuk memudahkan manajemen virtual server .Vitur ini masih dalam tahap riset , mungkin dua versi ke depan baru dapat kami tambahkan kedalam sistem Garuda.

Enkripsi di dalam direktory Mandala & Garuda

Keamanan data selalu jadi perbincangan yang menarik banyak perdebatan , mulai algoritma apa yang dipakai ? , sistem apa yang harus menggunakan nya dan masih banyak lagi . Linux sebagai salah satu system operasi yang terkenal dalam hal keamanan nya , memiliki cukup banyak metode pengamanan data . Pengamanan ini dapat di capai dengan melakukan enkripsi di beberapa direktory yang bersifat pribadi , contoh nya /home atau /root atau /var , semua direktori itu akan di enkripsi saat user yang memilikinya logoff dari system dan kembali dapat di akses saat pengguna login kembali .

Mandala akan menerapkan teknik ini di directory /home dan /root , sedangkan garuda akan menambahkan /var dalam daftar directory yang dienkripsi .Rencananya kami akan mencoba  terlebih dahulu dua kandidat enkriptor yang ada yaitu eCryptfs pada level userspace dan dm-crypt pada level kernel .Setelah pengujian  fitur tambahan ini akan segera di masukan ke proses remastering versi baru kedua distro tersebut (Mandala dan Garuda).

Kernel 2.6.32 Support Squashfs dengan LZMA

Pekerjaan remastering Garuda dan Mandala akan semakin menarik , karena kita tidak usah capek2 lagi buat mempatch macam2 filesystem kedalam source code kernel , cukup aufs saja .Menurut Phillip Lougher , maintainer Squashfs , pada kernel 2.6.32 Squashfs yang berversi 4.0 nantinya sudah mendukung algoritma kompresi LZMA . Selama beberapa minggu yang lalu , saya mencoba untuk memasang LZMA patch yang dapat di download di http://www.squashfs-lzma.org/ kedalam source code kernel 2.6.29 yang sudah menggunakan squashfs versi 4.0 , sedangkan patch nya ditujukan hanya untuk versi squashfs 3.4 , setalah mengalami banyak error saya putuskan untuk meenggunakan kernel yang lama saja , yaitu kernel 2.6.27 .Saat ini versi kernel yang tercatat di www.kernel.org masih 2.6.31.6 , kita tunggu saja sampai squashfs nya mendukung lzma , agar saya dapat melanjutkan remastering mandala dan garuda dengan kernel baru.

Web server murah , tapi nggak murahan

Lighttpd merupakan alternative web server , selain yang sudah kita kenal seperti apache , ngix dan IIS .Masing-masing http server tentu punya kelebihan dan kekurangan nya masing-masing Lihgttpd punya kelebihan berupa konsumsi memory yang rendah , kaya fitur dan mudah dimanajemen karena tidak terlalu kompleks , bisa di bilang ini web server murah yang tidak sama sekali murahan . Bila kita mau bandingkan saat lighttpd pertama berjalan dengan hanya deliver halaman http ringan berupa hello word lihgttpd hanya menggunaan 2592 kb atau sekitar 2 MB memory saja sedang kan apache menggunakan 55865 kb atau sekitar 55 MB .Untuk keperluan yang kecil http server ini sangat cocok untuk kita , agar kita tidak membuang resource dengan percuma . Berikut langkah installasi lighttpd yang dapat anda download di http://www.lighttpd.net/download/ .Setelah anda mendapat kan source kode nya kita siap untuk memulai proses installasi ,

1. buat tempat installasi , karena kita akan malakukan installasi custom , di directory /opt dengan perintah
mkdir /opt/lighttpd/

2. extract source code lighttpd dengan perintah
gzip -cd lighttpd-x.x.x.tar.gz | tar xf -

3. masuk kefolder hasil extrct tadi dan lakukan configurasi dengan perintah
./configure –prefix=/opt/lighttpd/ –with-mqsql
*keterangan :
“–prefix=/opt/lighttpd” menunjukan pada installer untuk menginstall dengan tujuan directory /opt/lighttpd
“–with-mysql” menunjukan kita mencompile source code lighttpd dengan meaktifkan modul mysql

4. compile source code dan install sekalian dengan perintah
make && make install
Apabila proses kompilasi dan install tidak mengalami kendala , maka kita hampir siap menjalankan lighttpd yang kita perlukan hanya sedikit sentuhan saja , langkah-langkah nya antar lain :

1. buat directory , “/opt/lighttpd/var/log/lighttpd/” dan “/opt/lighttpd/var/www/htdocs/” dengan perintah
mkdir /opt/lighttpd/var/log/lighttpd/
mkdir /opt/lighttpd/var/www/htdocs/

2. masih di directory kita compile tadi , copy kan file lighttpd.conf dengan perintah
cp ./docs/lighttpd.conf /opt/lighttpd/

3. pindah ke directory /opt/lighttpd dan edit file lighttpd.conf , sebagai berikut :
a. ubah server.errorlog = “/var/log/lighttpd/error.log” menjadi
server.errorlog = “/opt/lighttpd/var/log/lighttpd/error.log”

b. ubah server.document-root = “/opt/lighttpd/var/www/htdocs/” menjadi
server.document-root = “/opt/lighttpd/var/www/htdocs/”

c. buang tanda # sebelum baris dir-listing.activate = “enable” dan dir-listing.encoding = “utf-8″

4. Jalankan lighttpd dengan perintah ./sbin/lighttpd -f lighttpd.conf , sebelum itu pastikan tidak ada webserver yang menggunakan port 80 sedang berjalan , karena akan saling bertabrakan ,anda dapat mematikan terlebih dahulu webserver yang lain atau anda dapat menggunakan lighttpd pada port yang anda kehendaki selain 80 misal nya 90 , dengan mengedit file lighttpd.conf dan membuang tanda # pada baris
server.port = 81 dan mengganti 81 menjadi 90 .

Periksa dengan tools jaringan yang ada misal nmap atau socklist jika anda menggunakan slackware atau sockstat jika anda menggunakan freebsd maka akan tampak seperti ini

NMAP
Starting Nmap 5.00 ( http://nmap.org ) at 2009-11-14 20:59 GMT
Interesting ports on localhost (127.0.0.1):
Not shown: 997 closed ports
PORT     STATE SERVICE
80/tcp   open  http
631/tcp  open  ipp
7741/tcp open  unknown

Nmap done: 1 IP address (1 host up) scanned in 0.13 seconds

SOCKLIST

type  port      inode     uid    pid   fd  name
tcp     80     149096       0   5863    3  lighttpd
tcp    631       7893       0   2834    1  cupsd
tcp   7741       8230       0   2997    4  lisa
udp   7741       8293       0   2997    5  lisa
udp     68       7415       0   2721    7  dhcpcd
udp     68       7409       0   2716    7  dhcpcd
udp    631       7896       0   2834    4  cupsd
raw      1       8224       0   2997    3  lisa

atau jika tidak ada kedunya anda bisa langsung menjalankan browser dan mengakses ke alamat ip komputer ini dan lihat bagai mana hasil nya
berikut adalah gambar lighttpd :

lighttpd-2

Lighttpd-1

Opensolaris day di ITHB bandung

Tanggal 17 November 2009 Institut Teknologi Harapan Bangsa mengadakan sebuah seminar yang bertajuk Opensolaris day @ ITHB bandung , acara ini dihadiri oleh banyak mahasiswa baik dari institut ini sendiri maupun dari universitas dan institut yang ada di bandung , pembicaara utamanya adalah seorang yang sangat berpengalaman dengan opensolaris dan beliau juga merupakan salah satu pengembang opensolaris dari tokyo ,Jim Grisanzio begitu beliau dipanggil , berbicara banyak tentang opensolaris , saat sesi tanya jawab , terlihat para perserta cukup antusias dalam mengajukan pertanyaan , saya ingin mengajukan pertanyaan namun kerena posisi yang kurang startegis , saya urung bertanya . Setelah Jim selesai “Bercerita” tentang opensolaris , giliran osug dari bandung yang beraksi , dalam sesi demo ini banyak hal baru yang saya dapat , yang tidak saya jumpai di slackware antara lain zone virtualisasi , time slider , crossbow dan banyak lagi .Acara di tutup pukul 13:00 saat makan siang , acara nya cukup meriah dan berjalan lancar .

Global Conference on Open Source

5854_125011881945_124681191945_2937088_2008130_n

gcos


TEMPAT dan WAKTU
Tempat : Indonesian Ballroom Shangri-la Hotel , Jl. Jendral Sudirman Kav 1 Jakarta 10220
Waktu : 26-27 Oktober 2009 pukul 8:30 – 17 :30

GCOS atau kependekan dari Global Confrence on Open Source merupakan gelaran besar yang
diselenggarakan atas kerja sama Ristek , AOSI (Asosiasi Open Source Indonesia) dan Depkominfo
.Acara ini berisisi berbagai materi opensource , mulai dari seminar , pameran teknologi open source
baik dari komunitas maupun dari kalangan enterprise dan workshop . Acara ini dihadiri banyak praktisi
open source dari berbagai kalangan dan negara , dari indonesia sendiri muncul nama-nama yang sudah
cukup kita kenal dalam dunia open source seperti Onno W. Purbo ,Akhmat Safrudin , I Made Wiryana
dan masih banyak lagi .Pembicara-pembicara dari manca negara juga ikut ambil bagian dalam gelaran
ini antara lain Koh Hong Eng dari Sun Microsystem , Ray Davies dari IBM, Campbell O .Webb dari
The Arnold Arboretum of Harvard University dan masih banyak lagi .Acara ini terbagi dalam 2 sesi ,
sesi pertama atau hari petama bertema Concept dan Practice , perserta dibagi dalam 4 kelompok
seminar paralel antar lain Government , Business , Academisians dan Community .Acara hari pertama
ini lebih menjelakan bagaimana opensource itu dan bagaimana kita bisa mengambil manfaat dari
opensource itu sendiri. Sesi ke-2 atau hari berikutnya merupakan gabungan antara workshop dan masih
juga seminar , sesi ini membawa tema Technologies and Solutions . Telah dikatakan sebelum nya
bahwa hari ini ada dua kegiatan yaitu seminar dan workshop dan semuanya itu masih dalam format
paralel , seminarnya dibagi menjari 2 kelompok yaitu Educating OSS and OSS for Education dan
Serving the Public using Opensource , sedang kan workshop yang diadakan memberi pilihan untuk
diikuti sebanyak 3 antara lain Character Animation using blander , FOSS for Health dan Network
Analysis & Troubleshooting@ Enterprise . Network Analysis menempati urutan pertama dalam hal
minat peserta , terhitung sebanyak 70 perseta yang hadir dalam worshop ini , sedangkan FOSS for
Health tampak nya kurang diminati oleh peserta .

Cukup banyak kalangan yang ambil bagian dalam acara ini salah satu yang menarik perhatian
adalah , stan-stan yang memamerkan produk opensource mereka , mereka ini hadir dari berbagai
golongan ,mulai siswa smk , perusahaan konsultan it semacam BAJAU , mahasiswa , komunitas dan
masih banyak lagi . Enterprice sebagai salah satu yang paling merasakan keberadaan opensource
movmen juga tidak mau kalah , Sun Microsystem adalah salah satu stan yang paling ramai dikunjungi ,
terdapat juga stan Oracle , indosat im2 dan banyak lagi. Dilihat dari antusianme dunia akan open source
software ,gerakan ini segera akan didopsi banyak negara lain selain indonesia , semoga kemajuan open
source di indonesia semakin baiik setelah diadakanya acara ini

Install fest Ubuntu-IGOS 9.10 karmic koala

waktu : 14 november 2009
tempat : BeMALL , naripan

Acara yang diselengarakan oleh igos bandung sebagai peringatan ulang tahun ke 2 IGOS bandung ini
berjalan lancar walau masih ada yang kurang, sedikit nya perserta yang hadir membuat acara ini kurang dirasa kemeriahannya . Secara keseluruhan urutan acara yang disajikan sudah baik , para serta diajak untuk menginstall ubuntu 9.10 ke leptop masing-masing , dengan dipandu oleh pihak IGOS , tidak temui kendala saat penginstallan , para perserta dipandung dengan baik .
Saya merasa senang bisa datang keacara ini , sedikit saran dari saya , mungkin lain kali bisa diadakan fest install distro yang lain , agar pengguna tidak bosan dengan ubuntu saja

dee!005.

IGOS-ultah2